Dipecat, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja, Eks Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Terbukti Cicip Uang Kasus Narkoba.
Cari Berita

Dipecat, Kombes Pol Edwin Hatorangan Hariandja, Eks Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Terbukti Cicip Uang Kasus Narkoba.

trendsuara.com
Rabu, 31 Agustus 2022

 


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak tegas mantan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes

Kombes Edwin Hatorangan dengan memberikan sanksi pemberhentian atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) dalam suatu keputusan melalui


Rapat Komisi Kode Etik Polri (KKEP) digelar di ruang rapat Divisi Propam Polri, Gedung TNCC Lantai 1 Mabes Polri, Selasa (30/8).


Menurut Kabag Humas Polri Irgen Dedi Prasetyo, Kombes Edwin Hatorangan Hariandja dinilai lalai karena tidak mengawasi soal Laporan Polisi Nomor: LP/103/K/VI/2021/RESTA BSH tanggal 30 Juni , 2021 yang ditangani penyidik ​​Satuan Reserse Narkoba Polres Soetta Kota . Sehingga proses penyidikan yang dilakukan anggotanya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.


Dalam rapat Komisi Kode Etik Kepolisian (KKEP) juga disebutkan Arianja diketahui menerima uang dari anak buahnya yang menangani kasus narkoba senilai USD 225 ribu dan SGD 376 ribu.


“Berdasarkan hasil sidang aKKEP, tersangka pelanggar terbukti telah melakukan ketidakprofesionalan dan penyalahgunaan wewenang, sehingga komisi memutuskan sanksi etik, yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela, dan sanksi administratif dalam bentuk sanksi administratif. Bentuk Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sebagai anggota Polri," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/8).


Atas putusan itu, kata Dedi, yang bersangkutan mengajukan kasasi.Tidak hanya itu, sidang KKEP juga menjatuhkan vonis kepada mantan Bareskrim Polres Soetta Kota, AKP Nasrandi dan Satuan Reserse Narkoba Polres Soetta Kota IPTU Triono A berupa PTDH. .


Sebab, hukuman penurunan pangkat lima tahun diberikan kepada Petugas Satreskrim Polres Soetta Kota Iptu Pius Sinaga dan penurunan pangkat dua tahun diberikan kepada 7 personel junior yang tergabung dalam Satuan Narkoba Polres Soetta Kota.


“Langkah ini merupakan wujud komitmen Kapolri dengan menindak tegas anggota yang berkecimpung dalam kejahatan khususnya narkoba dan perjudian,” pungkas mantan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri itu.sumber: oborkeadilan.